Anak 8 Tahun Meninggal Tersengat Listrik di Garasi Truk, Kasus Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Redaksi
0


Demak – Seorang anak bernama Athafariz Majid Alfariq (8), warga Desa Kuripan, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, ditemukan meninggal dunia di sebuah garasi truk milik tetangganya, Zaenuri, pada Jumat (30/1/2026) siang. Peristiwa tersebut menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar.


Kejadian tersebut dilaporkan kepada Polres Demak melalui layanan Call Center 110. Menindaklanjuti laporan itu, piket Pamapta bersama piket fungsi Polres Demak bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan lokasi serta penanganan awal.


Kasi Humas Polres Demak Iptu Said Nu’man Murod menjelaskan, berdasarkan kronologi yang dihimpun petugas, kejadian bermula saat korban bermain petak umpet bersama teman-temannya sepulang sekolah di sekitar lingkungan rumah.


“Sekitar pukul 10.30 WIB korban bermain petak umpet bersama teman-temannya dan bersembunyi di area garasi truk milik tetangganya. Pada pukul 11.00 WIB korban ditemukan dalam kondisi kejang-kejang di pojok garasi,” ujar Iptu Nu’man.


Saat saksi mendatangi lokasi kejadian, ditemukan adanya kabel listrik yang terkelupas dan menempel pada tiang galvalum di area garasi truk yang diduga menjadi penyebab korban tersengat aliran listrik.


“Di TKP ditemukan kabel listrik terkelupas yang menempel pada tiang galvalum dan diduga menjadi penyebab korban tersengat aliran listrik,” jelasnya.


Saksi kemudian memutus aliran listrik dan membawa korban ke RSUD Sultan Fatah Karangawen untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban.


“Setibanya di rumah sakit, dokter jaga menyatakan korban sudah dalam kondisi tidak bernapas dan dinyatakan meninggal dunia,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Iptu Nu’man menyampaikan bahwa peristiwa tersebut telah diselesaikan secara damai dan kekeluargaan antara pihak keluarga korban dengan pemilik garasi truk. Keluarga korban telah menerima dan mengikhlaskan kepergian Athafariz sebagai musibah.


Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memperhatikan keamanan instalasi listrik di lingkungan sekitar, khususnya di lokasi yang sering digunakan anak-anak untuk bermain, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.


“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama lebih peduli terhadap keamanan lingkungan, terutama instalasi listrik, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan keselamatan anak-anak dapat lebih terjaga,” pungkasnya.



Munthohar_Ershi

Red-Spyd

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)
GAMIES NEWS