Aceh Utara - Harapan masyarakat untuk kembali menikmati akses transportasi yang normal mulai menemukan titik terang. TNI hadir di garis terdepan melalui pembangunan jembatan Bailey yang menghubungkan Desa Alue Leuhob dengan Desa Bukit Hagu, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara. Jembatan ini dibangun sebagai solusi darurat untuk menggantikan akses vital yang terputus total akibat terjangan banjir beberapa waktu lalu. Jumat (30/1/2026).
Personel Babinsa Koramil 20/Cot Girek jajaran Kodim 0103/Aceh Utara bersama prajurit Yonzipur 4/TK bahu-membahu mengawal langsung pengerjaan infrastruktur strategis tersebut. Kehadiran TNI di lokasi menjadi wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab negara dalam menjamin keselamatan serta memulihkan mobilitas masyarakat pascabencana.
Sebanyak 25 personel Yonzipur 4/TK di bawah pimpinan Letda Czi Jazar Irwansyah diterjunkan ke lapangan, didampingi Babinsa Koramil 20/Cgk, Sertu Kosim. Sejumlah alat berat, seperti ekskavator PC 200 dan dump truck, telah dikerahkan untuk menyiapkan medan sekaligus mempercepat proses pembangunan di kawasan aliran sungai yang cukup menantang.
Saat ini, fokus utama pengerjaan diarahkan pada pembuatan abutmen atau kepala jembatan dengan progres mencapai sekitar 75 persen. Sementara itu, perakitan badan jembatan masih menunggu kedatangan material baja tipe 2:1 sebanyak 10 petak. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan perhitungan matang guna memastikan kekuatan dan keamanan konstruksi jembatan.
Meski dihadapkan pada kondisi medan berat pascabanjir, kegiatan pembangunan berjalan aman dan lancar di bawah pengawasan ketat personel TNI. Dukungan logistik berupa truck cargo dan crane loader telah disiagakan agar perakitan dapat segera dilaksanakan begitu material tiba di lokasi. Tahapan selanjutnya akan difokuskan untuk merampungkan seluruh abutmen sebagai fondasi utama jembatan.
Babinsa Koramil 20/Cgk, Sertu Kosim, menegaskan bahwa jembatan Bailey tersebut merupakan urat nadi perekonomian dan mobilitas warga antar desa. “Kami terus mengawal setiap tahapan pengerjaan agar abutmen segera tuntas dan jembatan ini bisa segera difungsikan,” katanya. Ia menambahkan, sinergi antara TNI dan masyarakat merupakan bentuk pengabdian tanpa batas demi memulihkan kehidupan warga agar kembali normal, tutupnya.(Wawan).
Red-Spyd
